Press "Enter" to skip to content

Demi Payakumbuh Aman Dan Kondusif, Walikota Payakumbuh, Dandim 0306/50 Kota Dan Kapolres Payakumbuh Resmikan Pos Pengamanan Terpadu

 

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan, Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry S Lahe resmikan Pos Pengamanan Terpadu yang berlokasi di Jalan Sudirman, Kec. Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Senin (24/2).

Peresmian Pos Terpadu dihadiri juga oleh Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus, Danyoninf 131/Brs Lektol Inf M Erfani, Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda, OPD Kota Payakumbuh, pejabat Polres, pimpinan perbankan Kota Payakumbuh, personel Pos Terpadu dari dinas terkait dan perwakilan masyarakat dan pedangan Pasar Payakumbuh.

Acara peresmian Pos Terpadu ini diawali oleh penyampaian aspirasi dari perwakilan masyarakat dan pedagang yang disampaikan oleh H. Wan. “Dengan berdirinya Pos Terpadu ini, tidak ada lagi yang berani coba-coba untuk melakukan kejahatan seperti pencurian, jambret dan sebagainya. Masyarakat sudah merasakan manfaat dari keberadaan pos ini“, ujar H. Wan yang merupakan ketua asosiasi pedagang kaki lima.

Selanjutnya Kapolres Payakumbuh meminta izin kepada Forkopimda yang hadir untuk menyampaikan sambutannya. Dalam sambutannya, Dony mengutarakan bahwa akhirnya Pos Terpadu tersebut diresmikan setelah dilakukan uji coba selama kurang lebih 3 minggu dan ternyata hasilnya memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kami sudah survei kepada para pedagang dan masyarakat sekitar Pos Terpadu. Banyak masyarakat yang mendukung dan merasakan manfaat dari keberadaan dan kegiatan-kegiatan rutin personel gabungan Pos Terpadu. Seandainya ternyata tidak, sepertinya buat apa kita resmikan”, ujar Kapolres mengawali sambutannya.

Selanjutnya Kapolres mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Payakumbuh dan Kodim 0306/50 Kota yang sejak diinisiasinya uji coba Pos Terpadu sudah langsung menugaskan personel  Pos Terpadu yang terdiri dari personel dari Polres, Koramil, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Damkar serta petugas Trantib Dinas Pasar.

Saya malu, Polres beberapa kali dibantu oleh Trantib Dinas Pasar dalam meringkus pelaku kejahatan yang terjadi di sekitar Pasar Payakumbuh, seperti penangkapan pelaku Curanmor, begal bahkan narkoba. Sementara jarak antara Polres dengan Pasar Payakumbuh kan cukup jauh. Sehingga dengan adanya Pos Terpadu ini, selain mencegah kejahatan juga akan meningkatkan kecepatan dalam merespon setiap aduan masyarakat yang terjadi di sekitar Pasar Payakumbuh”, sambung Kapolres.

Baca juga :

Pelaku Pelecehan Seksual Di Pasar Ibuh Payakumbuh Ditangkap, Disaku Celananya Ditemukan Paket Ganja

Petugas Trantib Dinas Pasar Dan Personel Sat Lantas Payakumbuh Amankan Residivis Curanmor Dari Amukan Massa

Mari Kita Belajar Dari Mereka : Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan Ganjar Penghargaan Kepada 3 Pahlawan Masa Kini

Tidak hanya itu kata Kapolres, selain untuk menekan angka kejahatan dan respon cepat aduan masyarakat, pendirian pos juga dimaksudkan untuk mendukung rencana aksi selanjutnya seperti menciptakan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) dan Traffic Management Center (TMC) yang terkoneksi dengan CCTV Diskominfo Pekmot Payakumbuh.

Hal tersebut direncanakan mengingat masih rendahnya kesadaran berlalu lintas warga, “Pagi mungkin masih banyak yang menggunakan helm, sementara sore atau malam banyak yang tidak lagi menggunakan helm saat berkendara dan ini berkorelasi dengan angka kecelakaan dengan korban meninggal dunia. Banyak tujuan yang ingin dicapai dari keberadaan Pos ini, jadi butuh kebersamaan, butuh sinergitas dalam pelaksanaannya“, sambung Kapolres.

Walikota Payakumbuh dalam sambutannya menyambut baik inovasi Pos Terpadu yang digagas Polres Payakumbuh. “Saya sangat mengapresiasi terobosan dari Kapolres Payakumbuh ini, selama Kapolres Payakumbuh menjabat di sini sudah banyak mengungkap kasus-kasus yang selama ini belum pernah terungkap, saya monitor langsung apresiasi dari warga”, ucapnya.

“Saya juga meminta kepada Pak Sekda untuk tahun ini penuhi segala kekurangan pengadaan CCTV berapa pun biayanya. Prioritaskan untuk ini, terutama dipasang diperbatasan, sehingga tahu orang yang datang mengacau ke Kota Payakumbuh ini” sambung Walikota.

Setelah itu, peresmian Pos Terpadu dilanjutkan dengan diguntingnya Pita Pos Terpadu oleh Walikota didampingi oleh Forkopimda dan dilanjutkan penandatanganan MOU Penugasan Personel di Pos Terpadu oleh Walikota, Kapolres dan Dandim.

Pengelolaan Bersama Aplikasi Android Polisiku
Penambahan Fitur Dan Pengelolaan Bersama Aplikasi Android Polisiku

Untuk mendukung pelaksanaan tugas Pos Terpadu, Kapolres Payakumbuh memperagakan penambahan fitur aplikasi android “Polisiku Polres Payakumbuh” berupa laporan bencana, pungli, kebutuhan ambulance dan kebakaran.

Salah satu fitur yang diperagakan oleh petugas Satpol PP dan Damkar Payakumbuh adalah laporan kebakaran. Ketika ada laporan kebakaran, laporan tersebut langsung dapat dimonitor di handphone personel Satpol PP dan Damkar dengan informasi berupa notifikasi laporan, identitas pelapor, waktu laporan, isi laporan, lokasi dan koordinat GPS lokasi kejadian.

Kapolres membuka akses penggunaan aplikasi android ini sehingga dapat dikelola bersama dimana laporan bencana akan langsung dapat dimonitor dan direspon oleh BPBD, laporan pungli oleh Satgas Saber Pungli, kebakaran dan pelanggaran Perda oleh Satpol PP Dan Damkar serta kebutuhan Ambulance oleh Puskesmas. “Jadi aplikasi ini sudah menjadi milik kita bersama “Mari kita manfaatkan untuk mendukung tugas kita dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat” Kata Kapolres.

Patroli Bersepeda

Usai peresmian, Forkopimda patroli bersepeda mengelilingi Pasar Payakumbuh sambil menyapa pedagang pasar dan masyarakat yang dilalui. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada personel gabungan Pos Terpadu yang selama ini sudah menggalakkan patroli bersepeda untuk meningkatkan kehadiran di tengah-tengah pusat keramaian masyarakat. (Sr/Cmmd)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *