Press "Enter" to skip to content

Tampilan Pasar Payakumbuh Usai Aksi Protes Pedagang, Protokol Kesehatan Lebih Terjamin

Usai disetujuinya beberapa kesepakatan oleh Gugus Tugas Covid-19 Payakumbuh dan ikatan pedagang pasar Jumat (22/5) malam pasca aksi protes pedagang Pasar Ibuh Kota Payakumbuh, kondisi parkir dan physical distancing terlihat lebih baik serta protokol kesehatan pun akhirnya dapat diterapkan secara baik.

Sabtu Siang (23/5), Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Dahler meninjau realisasi kesepakatan tersebut dan menemukan kondisi pasar sudah berjalan normal dengan penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung pasar.

Kapolres Cek Protokol Kesehatan Di Salah Satu Check Point Pasar Kanopi

Kendaraan pedagang diperbolehkan parkir di dalam pasar sementara kendaraan pengunjung diparkir di pembatas pintu masuk Pasar Kanopi Jl. Jend Sudirman dan Jl A.Yani. Pengunjung sebelum masuk pasar terlihat tertib mengikuti protokol kesehatan pada check point pintu masuk dengan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan dan pengecekan masker.

Berdasarkan hasil pantauan tersebut, Kapolres Payakumbuh AKBP mengatakan bahwa aktifitas Pasar Kanopi sudah berjalan normal, pengunjung pasar tetap ada dan protokol kesehatatan lebih terjamin tidak seperti sebelumnya.

Kapolres Payakumbuh menuturkan, “meskipun hal ini kurang disukai oleh pedagang karena pengunjung pasar tidak dapat lagi menggunakan kendaraannya melintas di pasar dan parkir langsung di depan pasar, melainkan harus parkir di pintu masuk pasar dan berjalan kaki masuk ke dalam pasar, tapi ini adalah win-win solution yaitu adanya keseimbangan antara upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan kepentingan pedagang pasar“.

Ditegaskan kembali oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Dahler bahwa aksi protes pedagang kemarin sebenarnya karena miskomunikasi, ada pedagang sore yang mau masuk jualan tetapi tidak ditanggapi petugas check point, setelah dibahas dengan pedagang, mereka bisa memahami, bahwa tidak ada larangan untuk berjualan”.

Dahler juga mengatakan setelah disepakati oleh pedagang jajarannya menyiapkan 4 titik check point masuk pasar yang menjalankan prosedur kesehatan untuk pedagang dan pengunjung pasar seperti cuci tangan, cek suhu dan pengecekan penggunaan masker. “Masker wajib, bagi yang tidak pakai masker, kami suruh pulang atau kami suruh beli dulu” ungkap Dahler.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa keteraturan parkir dan terjaminnya protokol kesehatan di pasar dirumuskan oleh Gugus Tugas semata-mata untuk mencegah penularan covid-19 untuk yang kedua kalinya di pasar tersebut.

Sebelumnya telah terjadi penularan Covid-19 di Pasar Kanopi dan sekitarnya, meskipun penularan tersebut akhirnya dapat ditekan, Gugus Tugas tetap akan berupaya agar tidak terjadi kedua kalinya. Semoga para pedagang pasar memahami kondisi ini“, ungkap Kapolres. (Hms)

View this post on Instagram

Lebih nyaman, tertib dan protokol kesehatan lebih terjamin

A post shared by Polres Payakumbuh (@polres.payakumbuh) on

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *