Press "Enter" to skip to content

Akibat Kecanduan Game Online, Pemuda di Kota Payakumbuh Nekat Mencuri Kotak Amal Masjid

Akibat kecanduan bermain game online di warung internet (warnet), seorang pemuda bernama Miko Oktavian (32 th) nekat mencuri uang di dalam kotak amal Masjid Darul Hikmah di Kelurahan Sicincin, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh.

Hilangnya sejumlah uang yang ada didalam kotak amal masjid diketahui sewaktu pelapor selaku penjaga masjid hendak membuka pintu masjid untuk melaksanakan sholat subuh,  dan dilihat kotak amal yang biasanya berada di dalam masjid sudah tidak ada lagi ditempatnya.

“Setelah dicari-cari kotak amal tersebut ditemukan disudut TPA Darul Hikmah dalam keadaan telah rusak dan isinya sudah tidak ada lagi,” ujar Pelapor.

Setelah mengetahui uang didalam kotak amal raib, pelapor kemudian mengecek rekaman CCTV masjid. Dari rekaman CCTV tersebut aksi Viko terekam dengan jelas. Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Aksi pelaku terekam di kamera CCTV masjid.

Kapolsek Kota Payakumbuh AKP Julianson menjelaskan, berdasarkan hasil rekaman CCTV yang ada, modus pelaku saat mencuri kotak amal yaitu dengan mencongkelnya menggunakan sebuah parang.

“Dari hasil rekaman CCTV pelaku terlihat memanjat pagar masjid, lalu mencongkel jendela masjid menggunakan sebuah parang, dan mencongkel kotak amal juga, lalu pelaku mengambil sejumlah uang yang ada didalamnya”, ujar Kapolsek Kota menjelaskan.

Miko ditangkap pada hari Kamis, (3/08/2020). Pria pengangguran yang bertempat tinggal di Kelurahan Sicincin, Kec. Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh itu ditangkap oleh warga bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas berdasarkan dari rekaman CCTV masjid yang ada, kemudian pelaku diserahkan ke Polsek Kota Payakumbuh.

Pelaku yang sudah ditangkap lalu diserahkan oleh masyarakat kepada Polsek Kota Payakumbuh.

“Pelaku pencuri kotak amal tersebut kami tangkap lantaran aksinya ini terekam jelas oleh CCTV masjid tersebut,“ ujar Bhabinkamtibmas Aiptu Asra.

Kanit Reskrim Polsek Kota Payakumbuh Iptu Eldi Viarso juga menambahkan, bahwa pelaku juga pernah melakukan pencurian sebelumnya, dan kasusnya ditangani oleh Unit 1 Sat Reskrim Polres Payakumbuh.

“Pelaku juga terlibat dengan kasus pencurian dengan pemberatan, yang saat ini kasusnya ditangani oleh Unit 1 Sat Reskrim Polres Payakumbuh, dan berdasarkan hasil labor yang ada, pelaku saat ini juga positif HIV (ODHA) selama kurang lebih 3 tahun,” terang Iptu Eldi.

Kepada petugas, pelaku mengakui perbuatannya, dan mengaku baru sekali mencuri kotak amal, dan telah mengambil sejumlah uang didalam kotak amal mesjid tersebut senilai Rp 173.000. ‘’Buat main game PUBG,’’ katanya. (Hms)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *