Press "Enter" to skip to content

Polres Payakumbuh Ikuti Penyuluhan Hukum Secara Virtual

Wakapolres Payakumbuh Kompol Russirwan, S.H beserta beberapa pejabat utama di bawahnya mengikuti giat penyuluhan hukum secara virtual bertempat di ruang vicon Polres Payakumbuh, Selasa (13/09)

 

Penyuluhan hukum yang bertemakan tentang peningkatan kerja sama di lingkungan polri dan pemberian bantuan hukum kepada anggota polri, pns polri serta keluarga besar polri ini di laksanakan terpusat di Mapolda Sumbar dan secara langsung di buka oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardiyanto, S.I.K.M.Si mewakili Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, S.H.S.I.K

 

Wakapolda dalam sambutan nya menyampaikan pesan dari Kapolda Sumbar mengucapkan selamat datang kepada Tim Divisi Hukum Polri yang di ketuai oleh Kabagluhkum Div Hukum Polri Kombes Pol Ahmad Yudi, S.H.M.H, dan kepada peserta kegiatan agar mengikuti kegiatan dengan seksama.

 

” Kepada peserta penyuluhan ada beberapa hal penekanan yang di sampaikan bapak Kapolda : Gunakan kesempatan yang baik ini untuk untuk belajar sesuai materi yang di adakan, ikuti giat penyuluhan dengan baik dan implementasikan di lapangan, jadikan sarana bertukar informasi untuk tugas ke depan, ” ujar Wakapolda.

 

Sementara itu Ketua Tim Kombes Pol Ahmad Yudi, S.H.M.H mengatakan kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari pokja Divkum Polri untuk menyampaikan kepada personil Polri tentang jenis bantuan hukum kepada keluarga besar polri baik yang masih aktif maupun telah purnawirawan.

 

” Faktanya masih banyak pegawai pada polri dan keluarganya saat berhadapan dengan permasalahan hukum tidak mendapat bantuan hukum, oleh karena itu di pandang perlu di adakan kegiatan penyuluhan hukum agar pemahaman dan penerapan peraturan kerjasama di maksud dapat terlaksana dengan baik, sehingga output dari kegiatan kerjasama baik lembaga negara, lembaga pemerintah maupun non pemerintah dapat lebih optimal dan mampu mewujudkan polri yang presisi sehingga seluruh keluarga besar Polri dapat memahami hak-hak nya mendapat bantuan hukum, ” terang Kombes Ahmad Yudi.

 

Lanjutnya saat ini para personil polri ketika di hadapakan pada suatu permasalahan hukum masih banyak menggunakan bantuan hukum / lawyer dari luar, namun ketika sudah di hadapkan dengam sidang kode etik dengan ancaman PTDH baru berkoordinasi dengan bagkum polri.

 

” Banyak kejadian seperti itu, walaupun demikian pesan Kadivkum Polri kepada personil yang bertugas di Bagkum tetap harus mendampingi personil kita secara transparan, ” imbuhnya.

 

Di akhir sambutanya Kombes Yudi berharap para peserta dapat mengikuti secara seksama serta dapat menyampaikan hal-hal yang belum atau kurang di mengerti kepada para nara sumber. (hms*)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.