Press "Enter" to skip to content

Wakapolres Payakumbuh Hadiri Pelantikan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia Paliko

Payakumbuh,- Wakapolres Payakumbuh Kompol Russirwan, S.H hadiri pelantikan Pengurus Media Siber Indonesia (SMSI) periode 2021-2026, Selasa (20/12) bertempat di Aula Ngalau Indah Balaikota Payakumbuh.

Pelantikan oleh Ketua SMSI Provinsi Sumbar Zulnadi, SH ini ditandai dengan pembacaan SK dan penyerahan Pataka SMSI kepada Ketua SMSI Limapuluh Kota/Kota Payakumbuh Syafri Ario, M.Hum., yang didampingi pengurus lengkap.

Selain Wakapolres Payakumbuh tampak juga hadir Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda dan Wakil Bupati 50 Kota Rizky Kurniawan serta Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021 Ir. Irfendi Arbi, MP., Ketua Kadin Kota Payakumbuh Asmel Arianto Dt. Tunaro Mudo, Kapolres Limapuluh Kota, Wadandenzipur, Kapten Czi Harianto, Sekretaris SMSI Sumbar Gusfen Khairul, Kadis Kominfo Limapuluh Kota Ir. Eki Hari Purnama, M.Si., Kadis Kominfo Kota Payakumbuh Junaidi dan Ketua PWI Luak 50 Aspon Dedi.

Menurut Ketua SMSI Sumbar Zulnadi, SMSI adalah organisasi perusahaan media siber, maka tujuan utama SMSI adalah bagaimana mewujudkan ekosistem industri media siber yang sehat, mandiri dan bermartabat. Jadi, tugas organisasilah menciptakan iklim yang kondusif dari kehidupan industri media siber, termasuk menjembatani dengan mitra kerja, sehingga terjadi kerjasama yang saling menguntungkan.

Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda dan Wakil Bupati Limapuluh Kota Rizki Kurniawan Nakasri meyambut baik kehadiran dan pelantikan SMSI Luak 50. Organisasi media siber ini akan dijadikan mitra dalam bidang informasi untuk tersosialisasinya program-program pembangunan di kedua daerah.

Kemudian Ketua SMSI Payakumbuh-Limapuluh Kota (Luak 50), Syafri Ario dalam sambutannya mengatakan SMSI hadir untuk membina perusahaan media siber yang mandiri dan sehat sehingga bisa melahirkan wartawan yang berkualitas dan berkompeten.

“Hari ini kita menyaksikan begitu gampang menjadi wartawan dan begitu mudahnya semua orang mendirikan perusahaan media siber, akibat banyak perusahaan media siber yang tidak layak dan wartawan yang tidak berkompeten,” pungkas Syafri Ario. (hms*)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.